Thursday, December 27, 2012

~ADINDA TERSAYANG~













~ADINDA TERSAYANG~
Adinda Tersayang
Besok abang akan pergi
Bukan untuk mencari sebongkah berlian
Tetapi untuk mencari sebongkah iman

Bang Toyyib pergi tak pulang-pulang
Tetapi abang belum bisa seperti itu
Abang kalau buat dakwah masih pulang

Sabar sayang abang pasti pulang
Pulang bawa baju yang penuh debu dijalan Allah
Pulang membawa segala kerisauan ummat
Pulang membawa sebongkah iman

Adinda ku yang cantik
Kalau engkau rindu padaku
Janganlah engkau tatap gambarku
Tetapi bukalah Al Quran
Bacalah ayat demi ayat

Adinda ku yang manis
Kalau engkau rindu padaku
Janganlah engkau sebut namaku
Tetapi sebutlah nama Allah
Perbanyaklah istighfar

Jikalau tidak ada makanan dirumah kita
Janganlah engkau adukan kepada tetangga
Tetapi adukanlah kepada Allah
Karena Allah tempat meminta dan bersandar

Jikalau ada masalah jangan engkau adukan pada manusia
Tetapi adukanlah pada Allah
Karena Allah lah yang maha menyelesaikan masalah

Biar kita terpisah-pisah didunia
Karena membela agama Allah
Asal nanti di surga
Kita disatukan Allah SWT

Adinda tersayang
Walaupun hari ini bidadari turun kedunia
Aku tidak akan tergoda
Karena aku tahu betul engkau nanti akan menjadi ratunya bidadari
Bagaimana mungkin aku lagi terpesona dengan bidadari

Masih jelas terbayang dalam ingatanku
Waktu pertama kali kita berjumpa
Senyummu yang manis telah menggoyahkan imanku
Wajahmu yang cantik telah menggetarkan hatiku

Wajah yang cantik dan manis itu tiadalah artinya bagiku
Sejak ku tahu kalau engkau Hafizah dan Alimah
Jauh sebelum kita berjumpa
Ayahmu telah mengatakan engkau Hafizah dan Alimah

Didalam hati aku berkata "Alhamdulillah"
Calon istiriku seorang Hafizah dan Alimah
Walau wajahnya jelek aku siap menerima
Walaupun senyumnya kecut akan aku terima

Tetapi setelah berjumpa denganmu
Allah SWT memberikanku
Makhluk Tuhan yang paling cantik dan manis
Hati ini rasanya mau menangis karena bahagia

Cantik dan manis senyummu
Telah menghilangkan gunda gulana didalam hatiku

Pernah aku mendengar penyampaian dalam bayan
Mencium istri sama dengan mencium Hajaral Aswat
Makanya paling minimal 70 kali sehari aku menciummu. He he
Mulai besok tidak ada lagi yang akan mencium kening dan pipimu

Adinda Tersayang
Aku bersyukur pada Allah SWT
Karena telah memberikan wanita sepertimu

Nabi Ibrahim as telah tinggalkan anak dan istrinya
Dilembah yang tidak ada kehidupan
Hari ini pun kutinggalkan engkau dirumah kita yang sederhana
Yang kosong dari benda-benda dunia

Nabi Ibrahim as telah tinggalkan anak dan istrinya
Tanpa uang dan perbekalan
Hari ini pun kutinggalkan engkau hanya beberapa Rupiah saja
Tetapi hanya itulah yang aku punya
Aku memang belum bisa seperti Ibrahim as
Engkaupun bukan seperti Siti Hajar
Tetapi aku yakin Allah akan bantu hambanya
Janji Allah itu pasti dan pasti

Adinda tersayang
Jangan tinggalkan taklim dirumah
Supaya suasana malaikat ada dalam rumah kita
Rumah yang dihidupkan taklim
Malaikat akan senantiasa menjaganya

Canda ria yang setiap hari kita lakukan
Mulai besok sudah tiada lagi
Jangan engkau menangis wahai sayangku
Lihatlah rumahnya para Sahabat ra
Yang suaminya jarang dirumah
Karena membela agama Allah

Mereka pergi bawa pedang
Yang tidak tahu kapan pulang
Abang pergi cuma bawa buku taklim
Dan akan pulang dengan sejuta kasih sayang

Adinda tersayang
Janganlah engkau menangis karena kepergianku
Karena aku memang tidak pantas untuk ditangisi
Ummat hari ini sudah jauh dari agama
Itulah yang pantas untuk ditangisi

Janganlah engkau bersedih karena kepergianku
Manusia hari ini sudah tidak kenal lagi agama
Itulah yang pantas untuk disedihkan

Adinda tersayang
2/3 kekayaan kota Makkah adalah milik ibunda Siti Khadijah
Tetapi semuanya telah dikorbankan untuk agama
Khadijah menangis karena sudah tidak ada lagi yang bisa dikorbankan untuk agama
Sekarang aku tidak mempunyai apa-apa lagi
Tetapi engkau masih terus memperjuangkan agama ini

Sekiranya aku telah mati sedangkan perjuangnanmu ini belum selesai
Sekiranya engkau hendak menyeberangi sebuah sungai, lautan
Engkau tidak mempunyai rakit atau jembatan
Maka engkau galilah lubang kuburku
Engkau gali
Engkau ambil tulang belulangku
Engkau jadikanlah sebagai jembatan untuk menyeberangi sungai itu
Untuk jumpa manusia ingatkan kepada mereka kebesaran Allah
Ingatkan kepada mereka yang haq
Ajak mereka kepada Islam wahai Rasulullah

Seorang suami yang agung seorang istri yang agung
Suami istri berpelukan sambil menangis memikirkan agama ini

Agama tersebar hingga hari ini kita kenal Allah bukan dengan mudah
Agama sampai pada kehidupan agama
Agama sampai pada kampung kita
Agama masuk dalam rumah-rumah kita
Agama sampai pada ke hati-hati kita

Bukan dibawa oleh burung
Bukan dibawa oleh angin
Bukan dibawa oleh air sungai yang mengalir
Tapi di bawa oleh pengorbanan Nabi dan para Sahabat
Dibawa oleh para janda-janda Sahabat
Dibawa oleh yatim-yatim para Sahabat

Hari ini kita senang-senang amal agama
Diatas penderitaan dan jeritan janda-janda dan yatim-yatim para Sahabat
Hari ini kita senang amal-amal agama diatas penderitaan Khadijah
Hari ini kita senang amal-amal agama diatas penderitaan Nabi SAW

Kalaulah hari ini kita tidak menghargai pengorbanan mereka
Apa yang harus kita jawab dihadapan Allah. Apa...?
Kalaulah kita jumpa Allah apa yang kita jawab dihapan Nabi. Apa...?
Apa yang kita jawab didepan Abu bakar. Apa...?
Yang menghabiskan seluruh harta bendanya untuk agama ini
Apa yang akan kita jawab dihadapan Sahabiyah. Apa...?
Yang mengorbankan suami nya syahid dijalan allah
Apa yang akan kita jawab sekirannya kita jumpa anak-anak yatim para Sahabat. Apa...??
Yang telah menggerakkan ayahnya untuk memperjuangkan agama ini

Adinda Tersayang
Agama tidak akan pernah wujud dalam kehidupan kita
Tanpa pengorbanan diri kita
Sudah menjadi syarat agama akan wujud melalui pengorbanan
Agama akan tersebar hidayah akan tersebar diujung dunia melalui pengorbanan

Satu orang suami telah berkata :
"Adinda tersayang abang mau pergi bekerja".
Istrinya pun faham dan melepas suaminya untuk bekerja
Diwaktu lain suami berkata :
"Adinda tersayang, abang hendak pergi ke malaysia untuk bekerja, selama 2 tahun".
Demi uang ringgit yang tidak seberapa suami istri dan anak rela berpisah.

Satu orang suami telah berkata :
"Adinda tersayang abang mau pergi sekolah ke Ingris selama 2 tahun untuk ambil gelar S2".
Setelah abang tamat, abang akan jadi menajer yang gajinnya 10 juta per bulan
Demi masa depan yang tidak pasti suami istri dan anak rela berpisah

Adinda tersayang
Hari ini aku akan pergi untuk meperjuangkan agama
Bukan untuk mencari uang tetapi menghabiskan uang
Bukan untuk bekerja tetapi menghentikan pekerjaan
Bukan untuk senang tetapi untk susah

Untuk menyempurnakan iman ku dan iman mu
Berapa banyak hari ini manusia yang sibuk menyempurnakan dunia
Ingin punya istri yang sempurna
Ingin punya rumah yang sempurna
Ingin punya mobil yang sempurna
Makanan 4 sehat 5 sempurna
Rokok pun Sempurna
Hingga lupa menyempurnakan iman

Hai orang yang berselimut, bangunlah, lalu berilah peringatan!
Sejak ayat Ya Ayyuhal Mudatsir turun
Nabi SAW langsung lipat bister tempat tidur
Katakan pada istrinya:
La Roihata ba'dal Yaum (sejak hari ini tak ada lagi istirahat)

Wahai istriku La Roihata ba'dal Yaum, La Roihata ba'dal Yaum
Adinda tersayang mulai hari ini tidak ada lagi istirahat dalam dakwah
Tidak ada lagi istirahat
Tidak ada lagi istirahat

Dunia sudah dalam keadaan maksiat
Manusia sudah tidak kenal agama lagi
Manusia sudah tidak kenal Allah lagi
Manusia sudah tidak kenal Nabi SAW lagi

Adinda ku sayang
Diadalam setiap do'a dan munajat mu
Do'akanlah ummat, Do'akanlah ummat
Supaya diberi hidayah oleh Allah SWT
Supaya Allah turunkan hidayah diseluruh alam

Akhir kata maafkanlah
Suamimu ini yang selalu berbuat dosa dan kesalahan.

Salam manis selalu buat mu wahai istriku yang tercinta.

No comments:

Post a Comment